Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari level IV awas ke level III siaga pada Sabtu (17/1/2025).
Keputusan tersebut berdasarkan hasil analisis visual dan aktivitas kegempaan gunung itu selama periode pengamatan 1 Januari-17 Januari 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Sn tren penurunan secara bertahap dalam satu minggu terakhir.
“Secara keseluruhan, parameter visual, seismik, dan deformasi menujukan bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki berada dalam fase penurunan jangka pendek,”
Menurut Lana, tidak terlihat indikasi kuat adanya dorongan magma baru yang berpotensi memicu erupsi besar dalam waktu dekat. Namun, ia mengingatkan bahwa yang perlu diwaspadai dan dipantau secara ketat terhadap potensi aliran lahar selama musim hujan.
“Berdasarkan analisis visual dan instrumental tersebut, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki diturunkan dari level IV awas menjadi level III siaga,” katanya. Lana mengimbau masyarakat sekitar tidak memasuki dan melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi.
Untuk diketahui, Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selama tiga tahun terakhir, gunung api tipe strato ini mengalami erupsi dahsyat. Erupsi ini mengakibatkan beberapa warga meninggal dunia. Sementara itu ribuan warga lainnya hingga saat ini mengungsi.


Leave a Reply